Program Pelatihan Kebencanaan Guna Mengurangi Resiko Bencana

Yogyakarta - Bencana alam merupakan fenomena alam yang tidak dapat dihindari di kawasan Indonesia salah satunya di Yogyakarta. Hal ini disebabkan oleh letak Indonesia yang berada di kawasan ring of fire. Ring of fire atau cincin api merupakan kawasan pertemuan lempeng tektonik yang aktif yaitu Eurasia, Pasifik, dan Indo Australia (Verstappen,2000). Lebih dari 18.00 kepulauan Indonesia berada di sepanjang ?cincin api . Pasifik yang berisi banyak gunung berapi aktif dan patahan tektonik (BAPPENAS,2006).

Indonesia berada di zona rawan bencana, maka dari itu diperlukan upaya penanggulangan bencana untuk mengurangi risiko yang dapat terjadi akibat bencana alam tersebut. Upaya penanggulangan bencana dapat dikatakan sebagai tindakan mitigasi. Mitigasi adalah serangkaian upaya untuk mengurangi risiko bencana, baik melalui pembangunan fisik maupun penyadaran dan peningkatan kemampuan menghadapai ancaman bencana (UU RI 24/2007 ps. 1 tentang penanggulangan bencana). Mitigasi bencana adalah istilah yang digunakan untuk menunjuk pada semua tindakan untuk mengurangi dampak dari satu bencana yang dapat dilakukan sebelum bencana itu terjadi, termasuk kesiapan dan tindakan-tindakan. Menurut Mustow (1994) mitigasi merupakan bagian dalam siklus pengelolaan (penanganan). Aktivitas dalam penangganan bencana meliputi mitigasi, persiapan, pertolongan / bantuan dan respon, rehabilitasi dan rekontruksi. Tindakan atau penangganan bencana ada tiga skenario (UNDRO, 1991) yaitu pencegahan,persiapan dan persiapan, dan pertolongan. Siklus Manajemen Penanggulangan Bencana merupakan upaya sistematis yang kegiatannya membentuk suatu siklus. Kegiatan tersebut dapat dikelompokkan menjadi tiga tahapan, yaitu (1) Tahap saat kejadian bencana, yang mencakup kegiatan tanggap darurat (response), dan pertolongan (relief), (2) Tahap pasca bencana, yang mencakup kegiatan Rehabilitasi atau pemulihan (recovery), dan Rekontruksi atau pembangunan (development), (3). Tahap prabencana, yang mencakup kegiatan Pencegahan (prevention), dan Penjinakan (mitigation). 

Kejadian bencana tidak dapat diprediksi secara tepat kapan terjadinya, berdasarkan data BMKG pada periode Januari-April 2019 telah terjadi 14 kali gempa bumi di Yogyakarta dengan kekuatan rata-rata 3,5 SR. Goncangan gempa bumi dapat berpotensi menimbulkan kerusakan bangunan, keretakan tanah, longsor, bahkan tsunami yang mampu menyebabkan timbulnya korban jiwa. Pengetahuan masyarakat tentang bencana gempa bumi penting diberikan sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan diri apabila bencana datang sewaktu-waktu. Pengetahuan tentang kebencanaan baik diberikan semenjak dini, yaitu salah satunya pada siswa Playgroup dan TK Mua’dz bin Jabal Kotagede (MacDonal, 2017). Kegiatan pengabdian masyarakat pendidikan kebencanaan khususnya tentang mitigasi bencana gempa bumi penting dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan bencana gempa bumi apabila gempa bumi datang sewaktuwaktu.

Bencana Gempabumi di TK Muadz Bin Jabal berada di wilayah rawan bencana gempabumi, permasalahan yang timbul pun dapat diidentifikasi seperti  banyaknya masyarakat yang belum memahami kondisi wilayahnya yang berada di kawasan rawan bencana tersebut, minimnya  pendidikan bencana dan belum pernah diberikan pengetahuan tentang pendidikan bencana, tidak memiliki jalur evakuasi  bencana di lingkungan sekolah serta belum pernah dilakukan kegiatan simulasi bencana, tentang bagaimana cara menyelamatkan diri ketika bencana gempabumi datang.

Dari permasalahan tersebut Lembaga Pengbadian Masyarakat yang mewakili Universitas Amikom mengadakan kegiatan sosialisasi Pendidikan Kebencanaan Sebagai Upaya Mengurangi Resiko Bencana  Di Tk Muadz Bin Jabal yang dilaksanakan pada bulan 19 Agustus 2019 –25 Agustus 2019 (selama 7 hari/ 1 minggu) serta diselenggarakan di TK Muadz Bin Jabal Kotagede, berlokasi di Jl. Nyi Pembayun No.23, Prenggan, Kotagede, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55172. Dosen pemateri kegiatan sosialisasi yakni Ibu Ika Afianita Suherningtyas, S.Si., M.Sc.