Pelatihan Makeover Instagram dan Foto Produk Bagi UMKM/UKM Kabupaten Sleman Yogyakarta

Yogyakarta - Pada era teknologi yang berkembang, tak bisa dipungkiri Instagram adalah platform aplikasi sudah menjadi salah satu sosial media yang sering digunakan oleh kebanyakan orang di berbagai belahan dunia. Indonesia merupakan negara dengan peringkat 4 terbesar di dunia dengan pengguna Instagram sebanyak 62 JUTA orang di tahun 2019 dan akan terus meningkat. Oleh karena itu, Instagram cocok digunakan untuk promosi dan memasarkan sebuah produk. 

Melihat jumlah UKM (Usaha Kecil Menengah) yang berada di Kabupaten Sleman, ditemukan masih banyak pelaku UKM yang belum peduli dengan media promosi seperti Instagram dan facebook dan juga penampilan sebuah produk.  Kepala Dinas Koperasi, UKM, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Yogyakarta, Lucy Irawati memaparkan, salah satu problem yang sering menghinggapi para pelaku usaha ini ialah masalah inovasi dan kreativitas produk. Yogyakarta memang dikenal sebagai kota kreatif. Tetapi, kesadaran dari pelaku UMKM masih kurang. Produkproduk yang pasarkan, belum masuk kategori produk inovatif. Dari 23 ribu UMKM itu, kata Lucy, tercatat 81 persen diantaranya adalah usaha mikro, 15 persen usaha skala kecil dan hanya 3,25 persen kelas menengah.

Karena adanya GAP yang dialami pelaku UMKM/UKM Kabupaten Sleman dalam penyajian produk yang ditampilkan di digital media, tim dosen Universitas Amikom Yogyakarta pada hari Jumat-Sabtu, 13-14 Maret 2020 di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Sleman Yogyakarta untuk melakukan kegiatan bimbingan teknis makeover instagram dan foto produk yang dapat membantu untuk meningkatkan potensi dan menjual produk yang dimiliki oleh pelaku usaha UMKM. Hasil luaran yang didapat dari kegiatan ini adalah pelaku UMKM/UKM Kabupaten Sleman dapat mengetahui cara melakukan pemasaran produk di instagram, di antaranya melalui mengetahui kebutuhan infrastruktur dalam produksi konten instagram dan mengetahui cara melakukan pengambilan gambar produk. Tim dosen Universitas AMIKOM Yogyakarta yang bertugas dalam kegiatan ini adalah Bapak Ahmad Sa’di dari prodi S1 Informatika, dari prodi D3-Informatika ada Bapak Arvin C Frobenius dan Bapak Surya Tri Atmaja Ramdhani.